Pesta Pernikahan Bertema Dongeng

Setiap orang memliki pesta pernikahan impian masing-masing dan menikah ala-ala putri raja di negeri dongeng masih menjadi impian bagi sebagian besar wanita, bahkan mungkin juga kamu? Tidak hanya cincin nikah, bahkan pelaksanaan pesta pernikahan juga mungkin telah dibayangkan jauh hari, bahkan malah sejak masih kecil. Membayangkan pangeran tampan datang dengan menunggangi kuda kemudian datang menghampiri kamu dan menuntut kamu untuk menuju altar suci pernikahan. sepertinya cerita seperti ini hanya bisa terjadi dalam cerita fiksi saja. Selain itu, fantasi pernikahan dimana pengantin wanita dan pengantin pria menaiki kereta kuda yang telah dihias dengan cantik juga banyak diimpikan, terutama oleh kamu yang senang menonton film cerita fiksi dimana putri-putri kerajaan menikah kemudian menaiki kereta kuda bersama pasangannya kemudian menuju sebuah istana. Atau mungkin di dunia nyata kamu memiliki fantasi pernikahan sebagaimana pernikahan anak keluarga kerajaan Inggris yang juga menaiki kereta kuda sambil sesekali melambaikan tangan pada rakyatnya.
Mungkin tak jarang Anda pun bermimpi untuk menaiki kereta kuda semacam itu bersama pasangan kamu kelak saat menikah. Tahukah kamu bahwa terdapat pendapat yang mengatakan bahwa kereta kuda sendiri sebenarnya merupakan transportasi yang romantis dan santai. Jadi tidak ada salahnya untuk memiliki fantasi pernikahan dengan menaiki kereta kuda atau bahkan kuda tanpa kereta apalagi di Indonesia sendiri terutama pada pernikahan suku bangsa Jawa, keberadaan kereta kuda dalam pernikahan merupakan hal yang umum. Memang menyaksikan pengantin yang diantar dengan kuda seperti itu menjadi keunikan tersendiri dan membuat takjub. Lebih dari itu, kereta kuda pengantin ini juga tentunya akan meninggalkan kesan mendalam bagi pasangan pengantin yang menjadi raja dan ratu sehari. Bahkan selain untuk pernikahan, kuda juga bisa dimanfaatkan untuk melamar kekasih, misalnya jika kamu ingin memberikan kejutan melamar dan memberikan cincin tunangan untuk kekasih dengan mengendarai kereta kuda.
Di Indonesia perayaan pesta pernikahan dengan menyertakan kereta kuda umumnya dilakukan oleh keluarga kerajaan atau suku-suku tertentu saja. Seperti misalnya pada pernikahan putri Sri Sultan Hamengku Buwono X dari Daerah Istimewa Yogyakarta pada beberapa waktu lalu. Meskipun kereta kuda memang sangat identik dengan perayaan pernikahan tapi bukan berarti kamu tidak bisa mewujudkan pernikahan dengan kuda. Bahkan baru-baru ini tiga pasangan menikah di Daerah Istimewa Yogyakarta menyertakan kereta kuda dalam pernikahannya. Ini merupakan bukti kalau siapa saja bahkan masyarakat biasa juga bisa mewujudkan pesta pernikahan dengan menyertakan kuda.
Kereta kuda sendiri merupakan alat transportasi tradisional. Dulu, sebelum muncul mobil atau motor, orang-orang masih menggunakan kereta yang dijalankan oleh kuda. Menggunakan kereta kuda dalam prosesi pernikahan ini juga tentunya akan membawa kamu bernostalgia kembali ke jaman dahulu. Misalnya saja kereta kuda atau kuda tanpa kereta yang pernah menjadi alat transportasi warga Gayo untuk mengantarkan pengantin saat prosesi pernikahan berlangsung. Sampai hari ini juga masih banyak masyawakat Gayo, Aceh yang masih mempertahankan tradisi ini. meskipun tidak semuanya, tapi sebagian masyarakat Gayo masih menggunakan kereta kuda untuk mengantar mempelai pengantin, terutama untuk masyarakat di wilayah pedalaman.
Selain untuk mengantar pengantin, kuda juga merupakan salah satu kendaraan tempur di kalangan raja-raja Linge dahulu kala. Budaya itu saat ini di sebagian wilayah pedalaman Gayo juga masih asri. Kuda yang ditumpangi saat pengantaran pengantin juga tidak sembarang. Kuda itu harus mendapat perawatan khusus, selain perawatan, kuda itu juga punya nama dan juga merupakan kuda pilihan yang telah mendapat penghargaan dari berbagai event perlombaan pacuan kuda. Jadi biasanya masyarakat yang masih menggunakan kereta kuda untuk mengantar mempelai pengantin ini menggunakan kuda yang disewa, bukan kuda milik sendiri.
Mengendarai kereta kuda bisa menjadi penting dan sangat direkomendasikan, terutama sekali jika pesta pernikahan kamu memang mengusung konsep cerita dongeng kerajaan atau masa lampau dimana kereta kuda masih menjadi moda transportasi utama. Kuda dalam pesta pernikahan memang bisa dihadirkan dalam berbagai prosesi, mulai dari pengambilan foto pre wedding, sebagai kendaraan untuk membawa mempelai ke lokasi resepsi atau ijab qabul atau bahkan membawa pasangan pengantin dari lokasi pelaksanaan pesta pernikahan menuju tempat bulan madu pulang ke rumah. Bahkan beberapa pasangan juga sukses melakukan ijab Kabul dan bertukar cincin kawin dari atas kereta kuda. Jadi dalam pesta pernikahan, peran kuda atau kereta kuda itu lebih sebagai alat transportasi yang akan membawa mempelai, bukan sebatas sebagai hiasan atau pelengkap saja.
Kereta kuda dalam pesta pernikahan tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi saja, tetapi ternyata kuda juga sebenarnya memilki makna yang diperuntukkan bagi mempelai. Kereta kuda melambangkan semangat dan kerja keras untuk menuju keluarga yang sakinah. Dalam kepercayaan masyarakat tertentu juga meyakini bahwa kereta kuda merupakan awal yang bagus untuk kedua mempelai dalam mengarungi kehidupan rumah tangga yang bahagia. Hanya saja amu perlu untuk pertimbangan banyak hal ketika ingin menggunakan kereta kuda sebagai alat transportasi pernikahan. ini karena harga sewa kereta kuda memang tidak murah. Selain itu, pada pergelaran pernikahan di kota-kota besar membutuhkan transportasi yang cepat dan praktis. Jadi kereta kuda dinilai beberapa orang tidak bersahabat dengan kemacetan kota. Belum lagi kalau harus dihadapkan dengan jalanan yang macet ditambah cuaca yang mungkin tidak mendukung baik karena panas terik maupun karena hujan yang lebat. Karena itulah untuk kamu yang ingin menggunakan kereta kuda sebagai alat transportasi dalam pelaksanaan pesta pernikahan, kamu juga harus mempertimbangkan beberapa hal tersebut. Jangan sampai karena ingin mewujudkan impian pesta pernikahan dengan menggunakan kuda atau kereta kuda kemudian kamu harus menghadapi banyak kesulitan.
Itulah mengapa sebelum memutuskan untuk memilih kereta kuda sebagai alat transportasi penganting, maka kamu juga harus mempertimbangkan beberapa hal pentin berkaitan dengan budget, dan tentu saja situasi dan kondisi. Jangan sampai karena ingin memaksakan keinginan untuk menikah menggunakan kereta kuda lantas kamu mengabaikan segalanya tentu saja ini nantinya justru akan membuat kamu repot sendiri. Jika memang situasi dan kondisi sudah mendukung, misalnya jalanan yang akan dilalui memungkinkan untuk kamu menggunakan kereta kuda, maka ini tidak akan jadi masalah. Selanjutnya kami bisa lebih fokus untuk menemukan kereta kuda yang bisa disewa untuk digunakan sebagai alat transportasi dalam pesta pernikahan nanti.
Bagi kamu yang tertarik dan berencana untuk menggelar pesta pernikahan dengan konsep kerajaan atau gaya tradisional dan menggunakan kereta kuda sebagai alat transportasi untuk mengantarkan mempelai ke tempat perayaan persta pernikahan, maka sebaiknya kamu juga mengkomunikasikannya denagan wedding planner kamu. Mereka akan membantu untuk merealisasikan pesta pernikahan impian kamu dengan menungangi kereta kuda dan juga tetap mengkondisikan semua property yang digunakan sehingga fantasi pesta pernikahan dengan menggunakan kereta kuda kamu juga bisa berjalan dengan sempurna sesuai ekspektasi.

Advertisements

Balapan Kuda Dan Traveling

Balapan Kuda Dan Traveling Р Festival balap kuda selalu menarik untuk dikunjungi, terutama oleh mereka para pecinta sport tourism. Sampai hari ini, beberapa kota baik di Indonesia maupun di luar negeri masih secara rutin menyelenggarakan event atau festival balap kuda dengan berbagai daya tarik yang disediakan. Tentu saja ini akan semakin menyulut niat dan keinginan kamu pada pecinta sport tourism untuk terlibat atau sekedar menikmati festival tersebut. Apalagi setiap penyelenggara festival balap kuda juga menawarkan banyak sekali keunikan yang menjadi daya tarik untuk para wisatawan datang dan menyaksikan festival balap kuda yang digelar.
Tahukah kamu kalau ternyata beberapa daerah di Indonesia juga masih secara rutin menyelenggarakan festival balap kuda secara rutin. Tentu ini akan menjadi kabar yang sangat menyenangkan buat kamu para travelers, terutama sekali buat kamu yang memang hobi dengan balapan kuda. Kamu pun bisa mengunjungi tempat-tempat ini, termasuk juga dengan menggunakan paket wisata karena saat ini banyak agen wisata yang menyediakanya. Memang balap kuda sendiri masih menjadi sesuatu yang asing di Indonesia, tidak hanya masyarakat atau daerah yang menekuni balap kuda sebagaimana pada jaman dahulu. Bahkan kuda pun sudah menjadi binatang yang langka dan hanya bisa ditemukan di daerah-daerah tertentu saja. Tapi tidak perlu khawatir, jika kamu ingin melihat atau bahkan terlibat langsung dengan pacuan kuda, kamu bisa melakukan traveling ke beberapa tempat di Indonesia seperti di Sumba, Aceh, Lombok dan sebagainya.
Berikut ini merupakan festival dan balap kuda di Indonesia yang cukup fenomenal dan sangat direkomendasikan buat kamu pada pecinta balap kuda:
1. Festival balap kuda Pasola, Sumba NTT
Dari Pulau Sumba, NTT ada festival unik berkaitan dengan balap kuda yang tentunya wajib buat kamu para travelers yang hobi dengan balap kuda. Pasola sendiri merupakan festival menunggang kuda dan saling berperang memakai tombak hingga berdarah. Ini adalah upacara adat khas dari Sumba, NTT. Dalam Pasola kamu bisa melihat penduduk asli Sumba saling berperang dengan menunggang kuda dan membawa tombak, sangat seru dan juga menegangkan. Tapi tenang saja karena berperang dalam Pasola bukanlah perang dalam arti sebenarnya, melainkan hanya sebuah tradisi. Selain itu, tombak yang digunakan dalam festival ini juga adalah tombak yang tidak tajam. Kuda dalam festival ini akan dipacu kencang oleh dua kelompok yang berlawanan dan masing-masing kelompok terdiri dari 50-100 orang.
Pasola berasal dari kata sola atau hola, kata ini memiliki arti sejenis lembing kayu yang dipakai untuk saling melempar dari atas kuda. Setelah mendapat imbuhan pa dan menjadi ‘pasola’ artinya pun menjadi permainan. Tombak kayu yang digunakan sebagai senjata memiliki diameter sekitar 1,5 cm yang ujungnya sudah dibuat tumpul. Meski tombak yang digunakan tumpul, tapi tetap saja ada korban luka yang jatuh seusai acara ini. Menurut kepercayaan setempat, jika ada peserta yang berdarah, maka setiap tetes darah yang tumpah akan membawa hasil panen yang baik.
2. Balapan kuda Gayo, Aceh
Sudah tidak diragukan lagi kalau pacuan kuda merupakan atraksi wisata unggulan dari dataran tinggi Aceh. Jadi jangan heran jika banyak paket tour yang menawarkan daerah ini sebagai salah satu destinasi wisata.
Pacuan kuda merupakan ajang yang banyak dinanti-nanti, baik oleh warga lokal maupun pada wisawatan baik domestic maupun mancanegara. Bahkan, pacuan kuda telah menjadi magnet tersendiri karena merupakan sport tourism.
Bentang alam yang mempesona dan atraksi pacu kuda tradisional tanpa menggunakan pelana merupakan kharakteristik dari pacuan kuda Goya. Atraksi yang digelar dalam bentuk perlombaan ini dimainkan oleh joki cilik.
3. Balapan Kuda Bau-bau, Kupang
Balapan kuda bau-bau kupang ini juga menjadi salah satu rekomendasi sport tourism balap kuda yang sangat direkomendasikan buat kamu pada pecinta balap kuda. Dalam balap kuda ini tidak ada banyak pengaman, bahkan beberapa anak kecil yang menjadi joki hanya mengenakan seragam lomba dan penyangga siku saja. Meski begitu, keberanian mereka menunggangi kuda-kuda pacu ini sungguh luar biasa bahkan dengan perlengkapan keamanan yang sangat minim seperti itu.
Sayangnya, sepertinya pertandingan kuda tahunan ini belum berhasil banyak menarik minat penonton dari luar daerah walaupun ajang pacuan kuda ini telah dijadikan salah satu destinasi wisata oleh Pemerintah Kabupaten Kupang. Mungkin ini lebih karena tidak adanya fasilitas yang disediakan oleh panitia atau dinas terkait. Karena di lingkungan sekitar tempat dilaksanakannya pacuan kuda Bau-bau ini memang terlihat seperti tidak terawatt.
Nah buat kamu paca pecinta sport tourism dan ingin mendapatkan pengalaman baru dengan menikmati festival balap kuda di Negara lain, maka Melbourne Cup adalah rekomendasi terbaik. Ini merupakan salah satu festival balap kuda terbesar di dunia. Setiap tahunnya di hari Selasa pertama di bulan November, digelar pacuan kuda yang memperebutkan piala Melbourne Cup. Ini menjadi salah satu festival balap kuda terbesar di dunia tidak hanya karena hadiah luar biasa yang diberikan senilai lebih dari Rp. 60 Miliar, tetapi juga karena pesertanya datang dari berbagai penjuru dunia. Kuda-kuda yang digunakan juga akan diberikan beban berat.
Festival Melbourne Cup ini pertama kali digelar pada tahun 1861 dan digelar setiap tahunnya, bahkan tidak dihentikan saat Perang Dunia II. Bahkan pada hari diselenggarakannya festival ini juga menjadi hari lubur di beberapa bagian di Australia Para warga menyambut pawai Melbourne Cup parade pada 2 November 2015. Hari digelarnya pertandingan Melbourne Cup menjadi hari libur nasional pertama kalinya di tahun 1873. Hari Selasa pertama di bulan November baru ditetapkan dalam undang-undang sebagai hari libur pada tahun 1993. Sebagai salah satu festival balap kuda terbesar di dunia, tentu saja akan ada banyak sekali hal menarik yang akan kamu temukan disini. Untuk bisa menikmati festival balap kuda terbesar di dunia ini kamu bisa pergi sendiri atau bisa juga bergabung bersama sebuah agen yang menyediakan paket liburan untuk menikmati festival balap kuda terbesar di dunia yang diselenggarakan di Melbourne pada hadi selasa pertama di awal bulan November.
Selain beberapa festival balap kuda yang telah disebutkan diatas, masih ada banyak sekali festival balap kuda lainnya di berbagai penjuru dunia yang bisa kamu saksikan. Masing-masing daerah umumnya memiliki keunikan dan kharakteristik tersendiri, demikian juga dengan berbagai fasilitas dan daya tarik yang disediakan. Mislanya saja, beberapa festival balap kuda mengharuskan peserta untuk tidak menggunakan pengaman sama sekali atau mungkin beberapa hanya diikuti oleh anak-anak atau orang berusia dewasa dan sebagainya. Jadi bisa dipastikan kalau pengalaman yang akan kamu dapatkan di setiap festival balap kuda pun tentunya akan berbeda.